Pages

Wednesday, July 6, 2011

Juara IDSL, Persipura Bermain dengan Hati

"Mereka bermain dengan hati"

Berkarakter! Satu kata yang mewakili sekian banyak keunggulan tim kebanggaan Tanah Papua. Siapa yang tidak kenal Rully Nere, Eduard Ivakdalam, dan Metu Duaramuri? Nama-nama beken yang pernah  mengisi tim nasional sepakbola kita. Berbakat karena ditempa alam yang keras, menjadikan mereka pemain-pemain sepakbola yang punya keunikan.

Bukan tanpa cela saat kita membahas tim ini. Mental timur yang keras bertemperamen, sering terbentur dengan ketiadaan pengertian dalam manajemen. Sosok Jacksen F. Tiago, yang hadir dengan kematangan dan bersahaja di balik keteguhan hati, berhasil membentuk kepribadian yang berkesungguhan hati dalam diri anak-anak asuhannya. Banyak tim dengan pemain-pemain berbakat dalam perhelatan Indonesian Djarum Super League (IDSL) atau Liga Super Djarum Indonesia. Akan tetapi, yang bermain dengan hati hanya beberapa.

Prestasi-prestasi yang dicapai Persipura terbilang istimewa. Bukan karena banyaknya Gelar dan Tropi yang terpampang rapi di ruangan manajemen, tapi keyakinan bahwa untuk meraih semua itu, tinggal menunggu waktu. Berbagai jalur juara mereka tempati dengan upaya yang optimal. Pada akhirnya, perhatian khalayak tertuju pada keistimewaan yang menepis ingatan akan kekurangan yang dimiliki.

Kelenturan tubuh mereka tidak menyaingi para dancer atau atlit senam. Postur fisik pun bukan yang paling ideal dari antara pemain-pemain partisipan IDSL. Tapi lihatlah saat mereka berlari, menggiring bola, dan meliuk-liuk dalam pertandingan. Baik atlit senam, penari, maupun tim lawan  dibuat kagum. Keras namun tidak kasar. Tidak cepat tapi berirama. Menarik meski bukan yang terindah.

Bintang yang tersemat di atas lambang tim berjuluk Mutiara Hitam ini, seharusnya menggiurkan niat dan hasrat baik untuk memajukan Persepakbolaan Indonesia. Sekali lagi! Persipura membawa derajat sepakbola Indonesia ke tempat yang layak. dengan menciptakan karakter yang kuat, sebagaimana kita manusia, hidup dan membawa ciri khas yang semestinya tidak lekang oleh degradasi lingkungan. Mereka bermain dengan hati.